Ahad 08 Jan 2023 12:11 WIB

Amalan dan Ayat Alquran di Balik Kekuatan Iman Istiqamah Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq

Abu Bakar adalah sahabat terbaik Nabi Muhammad SAW yang kuat iman dan istiqamahnya

Abu Bakar Ash-Shiddiq (ilustrasi). Abu Bakar adalah sahabat terbaik Nabi Muhammad SAW yang kuat iman dan istiqamahnya
Foto: NET
Abu Bakar Ash-Shiddiq (ilustrasi). Abu Bakar adalah sahabat terbaik Nabi Muhammad SAW yang kuat iman dan istiqamahnya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Siapa yang tak kenal Abu Bakar As-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu? Sahabat sekaligus ayah mertua Nabi Muhammad SAW tersebut dikenal dengan keimanannya yang kuat. 

Salah satu ulama Al-Azhar Mesir, Syekh Muhammad Abu Bakar, mengungkapkan di balik keimanan, ketakwaan, dan keistiqamahan Abu Bakar menemani Rasulullah SAW, terdapat salah satu amalan tersembunyi yang dia lakukan secara rutin. 

Baca Juga

Amalan tersebut adalah membaca doa yang terdapat dalam surat Ali Imran ayat 8 setelah bacaan surat al-Fatihah di rakaat ketiga sholat Maghrib secara pelan di dalam hati. 

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

 

“(Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, karena sesungguhnya Engkau-lah Mahapemberi (karunia).” 

Syekh Muhammad menjelaskan lantas apakah boleh hal demikian dilakukan juga setiap Muslim dalam sholatnya? Dia menjelaskan hal itu boleh dilakukan, bahkan Syekh Muhammad menyatakan, gurunya mengijazahkan hendaknya ditambah dengan doa-doa terbaik agar dikuatkan keimanan dan ketakwaan kita. 

Kedudukan istimewa

Abu Bakar memiliki kemuliaan tersendiri sebagai sahabat Nabi SAW yang memiliki kedudukan tinggi dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda: 

لو وزن إيمان أبي بكر بإيمان الأمة لرجح

"Jika ditimbang iman Abu Bakar dengan iman penduduk bumi, sudah pasti iman Abu Bakar lebih berat." (HR Baihaqi dalam Syu'ab al-Iman). Dalam riwayat lain, Nabi SAW bersabda: 

 ما دعوت أحدًا إلى الإسلام إلا كانت له كبوة غير أبي بكر

"Aku tidak mengajak seorang pun untuk memeluk Islam, kecuali diawali dengan keraguan dan tidak langsung memberi jawaban. Hanya Abu Bakar yang tidak ragu untuk menerima dan langsung memberi jawaban ketika aku mengajaknya masuk Islam." 

Baca juga: Al-Fatihah Giring Sang Ateis Stijn Ledegen Jadi Mualaf: Islam Agama Paling Murni

Dari Abu Said al-Khudri, Rasulullah SAW juga pernah menyampaikan betapa beliau SAW begitu menyayangi Abu Bakar. Nabi SAW bersabda: 

وَلَوْ كُنْتُ مُتَّخِذًا خَلِيلًا لَاتَّخَذْتُ أَبَا بَكْرٍ خَلِيلًا وَلَكِنْ أُخُوَّةُ الْإِسْلَامِ لَا تُبْقَيَنَّ فِي الْمَسْجِدِ خَوْخَةٌ إِلَّا خَوْخَةَ أَبِي بَكْرٍ

 "Jika aku boleh memilih kekasih dari umatku, tentu Abu Bakar orangnya. Namun kita ada dalam persaudaraan Islam. Tidak ada satu pun pintu di masjid kecuali pintu Abu Bakar." (HR Muslim)    

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement