Sabtu 13 Aug 2022 17:34 WIB

Delima Disebutkan 3 Kali dalam Alquran, Studi Ungkap Manfaatnya Cegah Penuaan

Delima mempunyai khasiat bagi mereka yang mengonsumsinya termasuk hambat penuaan

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Nashih Nashrullah
Ilustrasi delima, Delima mempunyai khasiat bagi mereka yang mengonsumsinya termasuk hambat penuaan
Foto:

Ilmuwan kemudian mengidentifikasi sebuah molekul berhasil beregenerasi secara mandiri untuk mendaur ulang komponen mitokondria yang rusak alias urolithin A.

Ini adalah satu-satunya molekul yang diketahui dapat meluncurkan kembali proses pembersihan mitokondria atau dikenal sebagai mitofag. "Ini adalah zat yang sepenuhnya alami, dan efeknya sangat kuat dan terukur," Patrick Aebischer.

Para ilmuwan memulai dengan menguji hipotesis mereka pada tersangka biasa: nematoda C. Patrick menhelaskan, ini adalah subjek tes favorit di antara para ahli penuaan, karena setelah 8-10 hari saja sudah dianggap tua.

"Umur cacing yang terpapar urolitin A meningkat lebih dari 45 persen dibandingkan dengan kelompok kontrol," katanya.

Dia melanjutkan, namun yang perlu dicatat adalah bahwa buah itu sendiri tidak mengandung molekul ajaib. Tetapi, sambung dia, molekil ajaib itu diubah menjadi urolitin A oleh mikroba yang lebih dulu menghuni usus.

Dia melanjutkan, Karena itu jumlah urolitin A yang dihasilkan dapat sangat bervariasi, tergantung pada spesies hewan dan flora yang ada di mikrobioma usus. Beberapa individu tidak menghasilkan sama sekali.

Baca juga: Jawaban Prof Jimly Ini Perkuat Argumentasi Mengapa Hukum Islam Harus Didukung Negara

"Jika Anda salah satu yang kurang beruntung, mungkin saja jus delima tidak akan membantu Anda. Namun, bagi mereka yang tidak memiliki mikroba yang tepat di dalam perut mereka, para ilmuwan sudah mencari solusi," katanya.

Sebuah perusahaan yang baru didirikan yakni Amazentis telah mengembangkan metode untuk memberikan dosis urolithin A yang dikalibrasi dengan baik.

Perusahaan saat ini sedang melakukan uji klinis pertama yang menguji molekul pada manusia di rumah sakit Eropa.

 

 

Sumber: aboutislam

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement