Senin 01 Aug 2022 12:39 WIB

Kemenag Bangka Bangun Gedung Pusat Layanan Haji Terpadu

Gedung pusat layanan haji terpadu akan mempermudah masyarakat mendapatkan layanan.

Jamaah calon haji melambaikan tangan saat pelepasan dan pemberangkatan jamaah haji. Kemenag Bangka Bangun Gedung Pusat Layanan Haji Terpadu
Foto: ANTARA/Adeng Bustomi
Jamaah calon haji melambaikan tangan saat pelepasan dan pemberangkatan jamaah haji. Kemenag Bangka Bangun Gedung Pusat Layanan Haji Terpadu

IHRAM.CO.ID, SUNGAILIAT -- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membangun gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT). Gedung tersebut dibangun guna meningkatkan pelayanan bagi calon jamaah haji dan umroh di daerah itu.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Bangka Suparhun mengatakan dengan tersedianya sarana PLHUT itu nantinya akan mempermudah masyarakat mendapatkan layanan pengurusan haji dan umroh. Dia mengatakan, pelayanan pendaftaran dikhususkan pada calon pendaftar haji reguler.

Baca Juga

Sedangkan untuk calon jamaah umroh dikelola oleh swasta atau layanan travel. Gedung PLHUT dijadwalkan selesai pada November 2022 dengan menelan anggaran mencapai Rp 2 miliar lebih bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara.

Pembangunan gedung PLHUT terdiri dua lantai dianggap cukup penting karena minat masyarakat mendaftar calon haji jumlahnya sangat banyak. Bahkan bagi pendaftar tahun ini baru dapat di berangkat ke Tanah Suci Makkah pada 20 sampai 25 tahun ke depan.

"Kita berusaha memberikan pelayanan maksimal kepada calon jamaah haji mulai dari pendaftaran, pemberangkatan ke Tanah Suci Makkah sampai kembali ke Tanah Air," jelasnya, Senin (1/8/2022).

Seperti pelayanan jamaah haji tahun 2022, dimana seluruh mendapat hak makan selama di Kota Makkah sebanyak 75 kali dengan menu makan memenuhi standar kesehatan. Hak makan juga diberikan saat pemberangkatan begitu pula layanan kesehatan jamaah.

Salah satu jamaah haji asal Kabupaten Bangka yang saat ini sudah berada di Kota Madinah, Heru Suprayitno mengatakan semua hak jamaah haji dipenuhi semua oleh pemerintah. Bahkan saat di Makkah, menu makan disesuaikan dengan makanan daerah.

"Saat di Tanah Suci Makkah dan di Madinah, seluruh jamaah haji diberikan ruang seluas luasnya untuk fokus beribadah," kata dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement