Kamis 17 Mar 2022 17:21 WIB

Hukum Membaca Surat Yasin pada Malam Nisfu Syaban

Nisfu syaban adalah waktu istimewa bagi muslim di bulan Syaban.

Rep: Mabruroh/ Red: Muhammad Hafil
Hukum Membaca Surat Yasin pada Malam Nisfu Syaban. Foto:  Alquran (ilustrasi)
Foto: Dok Republika
Hukum Membaca Surat Yasin pada Malam Nisfu Syaban. Foto: Alquran (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Bulan Syaban adalah bulan ke delapan dalam kalender Hijriyah, setelah bulan Rajab dan sebelum Ramadhan. Pada bulan ini, banyak umat muslim yang membaca surat Yasin selepas sholat Maghrib dan memanjatkan doa di malam Nisfu Sya’ban.

Lalu bagaimana hukumnya mengerjakan amalan-amalan tersebut dan benarkah Rosulullah sendiri tidak menganjurkan. 

Baca Juga

Menurut Kyai Yahya Zainul Ma’arif atau yang akrab disapa Buya Yahya, Rosulullah memang tidak membaca surat Yasin di malam Nisfu Sya’ban. Akan tetapi kata dia, ijtihad para ulama, membaca surat yasin di malam Nisfu Sya’ban termasuk dalam Tawasul dengan amal soleh.

“Yang diajarkan Nabi adalah kalau kita punya hajat, maka lakukan amal baik apakah membaca alquran, sedekah, setelah itu minta kepada allah,” terang Buya Yahya.

“Maka cara meninjau dari sisi syariatnya membaca yasin kemudian berdoa itu sah,” ujar pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah Cirebon itu.

Pada malam Nisfu Sya’ban ini, masyarakat akan membaca Yasin sebanyak tiga kali. Pada yasin pertama, akan dilanjutkan dengan doa meminta dikuatkan Iman, kedua meminta rezeki yang luas, dan ketiga meminta panjang umur.

“Bukan saja di malam Nisfu Sya’ban, bahkan jika kita punya hajat pertama akan dikuatkan iman, kedua rezeki, ketiga umur panjang, itu sah saja. Bila perlu tidak hanya yasin, menghatamkan Alqur’an juga boleh. Karena itu bab tawasul, meminta kepada Allah dengan amal soleh,” terangnya.

Dikutip dari buku “Malam Nisfu Sya’ban” karya Hanif Luthfi, Imam Baihaqi (w. 458 H) meriwayatkan hadis dari Ibnu Umar berkata: Lima malam yang mana doa tidak akan ditolak; malam jum’at, malam pertama bulan Rajab, malam Nishfu Sya’ban, malam idul fitri, malam idul adha.

Sebagaimana diungkapkan juga oleh Muhammad bin Muhammad Darwisy as-Syafi’i (w. 1277 H), dalam kitabnya Asna al-Mathalib fi Ahadits Mukhtalifat al-Maratib :

“Sejumlah hadis tentang keutamaan malam nishfu Sya’ban menunjukkan bahwa memang malam itu benar-benar memiliki keutamaan. Adapun membaca Surat Yasin setelah maghrib pada malam Nishfu Sya’ban, dilanjutkan dengan doa yang masyhur, maka itu termasuk urutan yang dibuat oleh para ulama ahli kebaikan untuk diri mereka sendiri. Hal itu tidaklah bermasalah.”

 

 

 

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement