Ahad 06 Feb 2022 20:06 WIB

Bacaan Niat Sholat Subuh untuk Imam dan Makmum (Arab, Latin, dan Terjemahannya)

Membaca niat sholat termasuk Subuh bisa membantu kekhusyukan.

Rep: Imas Damayanti/ Red: Muhammad Hafil
 Bacaan Niat Sholat Subuh untuk Imam dan Makmum (Arab, Latin, dan Terjemahannya). Foto:  Muslim berdoa selama sholat subuh pertama bulan suci Ramadhan, di Masjidil Haram, di kota suci Muslim Mekkah, Arab Saudi, Selasa, 13 April 2021.
Foto: AP/Amr Nabil
Bacaan Niat Sholat Subuh untuk Imam dan Makmum (Arab, Latin, dan Terjemahannya). Foto: Muslim berdoa selama sholat subuh pertama bulan suci Ramadhan, di Masjidil Haram, di kota suci Muslim Mekkah, Arab Saudi, Selasa, 13 April 2021.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Telah diwajibkan oleh para ulama soal niat dalam sholat. Hal ini antara lain berdasarkan firman Allah SWT dalam surah al-Bayyinah ayat lima ("Mereka tidak diperintah kecuali beribadah kepada Allah dalam keadaan ikhlas/memurnikan ketaatan kepada-Nya"). Selain itu, hadits Rasul SAW yang mengatakan, syarat atau kesempurnaan amal adalah adanya niat.

Di kalangan pengikut  mazhab Syafi’i , melafalkan niat shalat hukumnya sunnah. Karena sangat membantu terhadap kekhusyukan seseorang dalam sholat.

Baca Juga

Niat di masing-masing waktu sholat wajib pun berbeda. Salah satunya, bacaannya niat sholat Subuh untuk imam dan makmum sebagaimana yang dihimpun Muhammad Masrur dalam buku Memahami Arti Bacaan Sholat yang dikutip berikut ini:

Sholat Subuh

- Imam

أُصَلِّي فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لِلهِ تَعَالَى

“Ushalliy fardha-ssubhi rak’ataini mustaqbilal-qiblati adaa-an  imaaman lillahi ta’ala.”

Yang artinya, “Aku berniat sholat fardhu Subuh dua rakaat menghadap kiblat imam karena Allah Ta’ala.” 

-Makmum 

أُصَلِّي فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

“Ushalliy fardha-ssubhi rak’ataini mustaqbilal-qiblati adaa-an ma’muman lillahi ta’ala.”

Yang artinya, “Aku berniat sholat fardhu Subuh dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement