Selasa 12 Oct 2021 05:55 WIB

Ulama Persia Non-Arab yang Berjasa untuk Islam dan Dunia

Peradaban Islam ditopang para ulama yang berasal dari non-Arab

Rep: Hasanul Rizqa/ Red: Nashih Nashrullah
Peradaban Islam ditopang para ulama yang berasal dari non-Arab. Sains Islam (ilustrasi)

Kontribusi kaum mawali dalam bidang sains sangatlah nyata. Nama-nama berikut ini adalah sebagian dari banyak contohnya.

Dalam lingkup ilmu kedokteran, tersebutlah sosok Muhammad bin Zakariya al-Razi dan Fakhruddin al-Razi. Kedua al-Razi ini sama-sama berkebangsaan Persia walaupun berasal dari masa yang berbeda. Yang satu dari ke-10, sedangkan yang lain hidup pada abad ke-12 M.

Ibnu Zakaria menulis sebuah kitab fenomenal, Al-Hawi, yang menelaah dan mengkritik ilmu kedokteran pada masa Yunani Kuno. Hanya karena buku ini, orang-orang Eropa di abad pertengahan menggelarinya sebagai dokter terbesar pada masanya. Adapun Fakruddin al- Razi tidak hanya berkiprah pada ilmu medis, tetapi juga sejarah, filsafat, dan fisika. Sang polymath merupakan yang mula-mula mengembangkan teori alam semesta majemuk (multiverse) dan menghubungkannya dengan petunjuk Alquran.

Tokoh mawali Persia berikutnya ialah Ibnu Sina (wafat 1037 M). Para sarjana Eropa menye but nya Avi cenna. Ia merupakan seorang cendekiawan genius yang merintis jalan bagi ilmu kedok teran modern.

Karya monumentalnya, Al-Qanun fii al-Thibb, menjadi pegangan bagi kaum pembe lajar Eropa sejak abad pertengahan. Adapun karya lain darinya, Kitab asy-Syifaa, merupakan sebuah ensiklopedi tentang obat-obatan dan gejala-gejala penyakit. 

Selain mereka, beberapa dari begitu banyak nama mawali Persia yang patut dikenang ialah Jabir bin Hayyan (wafat 803 M), Nashir al-Din al-Thusi (wafat 1274 M), al-Biruni (wafat 1050 M), dan Umar Khayyam (wafat 1131 M). Itulah sebagian cerdik cendekia Muslimin Persia pada masa kejayaan Islam. Status mereka sebagai mawali sama sekali tidak mengurangi reputasinya di mata dunia.   

Baca juga : Penerbangan Supersonik akan Hadir Kembali

sumber : Harian Republika
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement