Selasa 30 Mar 2021 13:24 WIB

Pedoman Bagi Muslim Memilih Pemimpin

Yang paling pokok adalah seorang pemimpin itu haruslah beriman.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Esthi Maharani
Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MS
Foto: Dok SBBI
Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MS

REPUBLIKA.CO.ID, Islam telah memberikan pedoman bagi pemeluknya dalam memilih pemimpin. Yang paling pokok adalah seorang pemimpin itu haruslah beriman. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al Maidah ayat 55:

إِنَّمَا وَلِيُّكُمُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَالَّذِينَ آمَنُوا الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَهُمْ رَاكِعُونَ

Artinya" Sesungguhnya waliyy (pemimpin/penolong) kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah).

Guru Besar Ilmu Agama Islam Institut Pertanian Bogor yang juga Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof. Dr. Didin Hafidhuddin menjelaskan bahwa ayat tersebut turun ketika Abdullah bin Salam yakni seorang mantan rabi Yahudi yang kemudian masuk Islam berkata pada Rasulullah bahwa kaumnya telah meninggalkan atau menjauhinya setelah ia memeluk Islam. Maka turunlah ayat 5 surat Al Maidah itu.

Prof Didin mengartikan kata waliyukum sebagai pemimpin, penolong. Ia menjelaskan bahwa bagi orang Muslim cukuplah Allah dan RasulNya menjadi pemimpin, penolong. Selain itu orang-orang yang beriman. Dalam ayat ini, dijelaskan bahwa orang yang menjadi pemimpin umat Islam haruslah beriman, selain itu menunaikan sholat, membayar zakat, dan berjamaah.  

"Jadi kepemimpinan di dalam islam itu berkaitan dengan akidah. Berkaitan dengan keimanan, bukan semata-mata politik dalam arti sempit apalagi politik untuk mencari kekuasaan. Dan orang yang beriman pun buka sekedar pengakuan. Harus ada buktinya. Dia adalah seorang pemimpin muslim yang membela islam, yaitu kelihatan suka menegakan sholat, suka zakat, suka berjamaah," kata Prof Didin dalam kajian virtualnya pada Selasa (30/3) pagi yang juga disiarkan langsung di akun YouTube Kalam TV tentang tafsir surat Al Maidah ayat 55.

Karena itu ia mengingatkan pada generasi mendatang dalam hal memilih pemimpin dalan konteks apa pun haruslah mencari pemimpin yang beriman kepada Allah dan Rasul Nya serta suka menunaikan sholat dan berzakat. Menurutnya hak tersebut sangat oenting dan tidak bisa dianggap sepele untuk masa depan umat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement