Senin 01 Mar 2021 20:43 WIB

Kisah Nabi Muhammad: Mempertahankan Keimanan

Tekanan orang kafir Quraisy kepada Nabi dan kaum Muslimin semakin meningkat.

Kisah Nabi Muhammad: Mempertahankan Keimanan
Foto:

Tekanan dari orang-orang kafir Quraisy kepada Nabi dan kaum muslimin semakin meningkat. Beberapa orang bahkan mendapatkan siksaan seperti Bilal ibn Rabbah, yang dijemur oleh majikannya Umayyah ibn Khalaf di tengah panas padang pasir dengan posisi telentang dan dihimpit batu.

Untunglah kemudian dibebaskan oleh Abu Bakar dengan membelinya  dari majikannya untuk kemudian memerdekakannya. Mush’ab ibn Umair yang masih remaja, begitu diketahui masuk Islam, ibunya lansung memaksanya untuk murtad. Karena Umair teguh dengan pendiriannya, maka anak remaja yang biasa berkecukupan itu dibiarkan kelaparan oleh ibunya dan diusir dari rumah.

Shuhaib ibn Sinan ar-Rumi pernah dianiaya sampai hilang kesadaran dan tidak tahu apa yang diucapkannya. Nasib Yasir ibn Amr ibn Malik dan istrinya Sumayyah binti Khubath serta putranya Ammar lebih tragis lagi.

Budak bani Makhzum dan kedua orang tuanya ini dianiaya oleh majikannya. Orang-orang musyrik di bawah perintah Abu Jahal mengusir keluarga itu keluar Makkah yang berbatu-batu.

Mereka menyiksa keluarga Ammar di bawah panas matahari yang menyengat. Suatu saat Nabi lewat di depan mereka yang sedang mengalami penyiksaan. Nabi bersabda: “Bersabarlah keluarga Yasir. Tempat yang dijanjikan kepada kalian adalah surga.”

 

 

sumber : Suara Muhammadiyah
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement