Selasa 05 Jan 2021 16:54 WIB

Balasan Suami Poligami yang tak Adil Terhadap Para Istri

Poligami memberikan konsekuensi berat bagi para suami

Rep: Imas Damayanti/ Red: Nashih Nashrullah
Poligami memberikan konsekuensi berat bagi para suami. Aksi mendukung poligami (ilustrasi)
Foto:

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَىٰ فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۖ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَلَّا تَعُولُوا

“Wa in khiftum alla tuqsithu fil-yataama fankihu maa thaba lakum minannisaa-I matsna wa tsulatsa wa ruba’a. Fa in khiftum alla ta’diluu fawaahidatan aw maa malakat aymaanukum dzalika adnaa allaa ta’ulu.” 

“Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku ail terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu menikahinya), maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi (dan dia juga senang denganmu); dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja dari budak-budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.” 

Dijelaskan bahwa seorang ulama ahli tafsir, Syekh Muhammad Abduh, pernah memberikan komentar mengenai adanya ‘ketakutan’ tidak dapat berlaku adil sebagaimana  ayat di atas. Menurutnya, tidak dapat berlaku adil di sini bukan saja terpenuhi dengan adanya dugaan kuat atau kekhawatiran di dalam hati saja, namun juga adanya perkiraan kemungkinan meski sedikit saja.

Karenanya, dijelaskan, suami yang dibolehkan mengawini lebih dari satu orang istri adalah yang benar-benar yakin bahwa dirinya mampu bersikap adil, seadil-adilnya.

Selanjutnya dijelaskan, dari redaksi ayat tersebut juga Syekh Muhammad Abduh bependapat, kesimpulan dibolehkannya laki-laki berpoligami merupakan hal yang dipersempit sebagai suatu perbuatan darurat yang tidak dibenarkan melakukannya kecuali orang yang sangat memerlukannya. 

BACA JUGA: Balada Jack Ma: Dari Hero Menjadi Zero

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement