Rabu 30 Dec 2020 19:03 WIB

Tawakal Nabi Musa AS Saat Sakit yang Ditegur Allah SWT  

Allah SWT mengingatkan Nabi Musa agar berikhtiar saat sakit

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Nashih Nashrullah
Allah SWT mengingatkan Nabi Musa agar berikhtiar saat sakit. Ilustrasi
Foto:

Setelah mengikuti perintah Allah, sakit gigi beliau pun reda dan sembuh. Setelah beberapa waktu berlalu, sakit giginya kembali kambuh. Tanpa mengadu kepada Allah terlebih dahulu, Nabi Musa langsung menuju padang rumput yang pernah didatanginya itu.

Dia lantas mengobati giginya seperti yang pernah dilakukannya. Namun, bukannya sembuh, sakit giginya justru semakin parah. Kemudian, Nabi Musa bermunajat kepada Allah SWT. "Tuhanku, bukankah Engkau memerintahkanku dan menunjukkan kepadaku untuk ini?” tanya Nabi Musa.

Allah lantas menjawab, "Aku-lah penyembuh. Aku-lah pemberi kebaikan. Aku-lah yang mendatangkan mudharat dan Aku pula yang mendatangkan kemaslahatan. Pada sakitmu yang pertama, kau mendatangi-Ku dan karenanya Aku sembuhkan penyakitmu. Tetapi, kali ini kau langsung mendatangi rumput itu, bukan mendatangi-Ku."

Dari kisah tersebut, dapat dipetik pelajaran, bahwa ketika kita terimpa penyakit, kita perlu berikhtiar mencari obat untuk mengobati penyakit yang diderita. Akan tetapi, hendaknya tidak berhenti pada ikhtiar saja. Manusia hendaknya menyerahkan urusan kesembuhan penyakit itu kepada Allah dan memohon kepada-Nya agar diberi kesembuhan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement