Selasa 05 May 2020 05:50 WIB

Syair-Syair Umar bin Khattab (2-Habis)

Dalam beberapa kesempatan, Umar bin Khattab mengungkapkan perasaannya melalui syair.

Syair-Syair Umar bin Khattab. Foto: Ilustrasi Sahabat Nabi
Foto: MgIt03
Syair-Syair Umar bin Khattab. Foto: Ilustrasi Sahabat Nabi

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Saya pernah menemani Umar dalam sebuah perjalanan. Waktu itu kami berjalan di tengah malam. Saya duduk dekat dengannya. Tiba-tiba dia memukulkan cambuknya ke kuda yang ditungganginya, lalu kami melantunkan syair:

Kalian berdusta tidak mungkin Ahmad terbunuh di rumah Allah

Baca Juga

Pada saat kami sudah berusia lanjut dan sebelumnya kuat bertempur

Kami menyelematkannya sampai membanting sekelilingnya

 

Kami melupakan anak-anak dan keluarga

Umar bin Khattab juga pernah menuturkan:

Tidaklah berat pelana yang di atas unta

Dibanding berbakti setia menunaikan perintah Muhammad

Kukenakan jubah kebesaran paman sebelum usang

Kuberikan tuk pemimpin sebelumnya yang tak pernah berpihak

Yahya bin Yazid Al Hukmi Al Faifi dalam bukunya yang berjudul Sang Legenda Umar bin Khattab mengatakan, Umar bin Khattab sangat menguasai pribahasa dan periwayatannya sangat kuat. Dia selalu memberi pendapat yang tepat. 

sumber : Sang Legenda Umar bin Khattab / Yahya bin Yazid Al Hukmi Al Faifi
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement